Apa yang kita harapkan?
Tanpa terasa proses kampanye Pilbup Bondowoso telah berlalu. Beberapa catatan dapat kita tuliskan tentangnya.
Pertama : Semua calon berjanji mengangkat taraf pendidikan dan mengentas kemiskinan
Kedua : Banyak praktek bagi-bagi uang dalam menggalang sim[ati massa, juga adanya black campaign dalam yang bertujuan mendiskreditkan calon lain
Ketiga : Belum mengemuka suatu kesepakatan bersama untuk merealisasikan janji-janji yang terefleksi lewat sopan santun berkampanye
Dan apakah yang kita harapkan di balik semua ini? Mengharap rakyat cerdas melalui cara-cara bodoh? Atau mengharapkan masyarakat memiliki jiwa mandiri dengan cara membentuk mental pengemis dalam proses pilkada?
Siapakah yang sebenarnya bodoh dan membodohi?