Sorotan Pilkada

Apa yang kita harapkan?

Tanpa terasa proses kampanye Pilbup Bondowoso telah berlalu. Beberapa catatan dapat kita tuliskan tentangnya.

Pertama : Semua calon berjanji mengangkat taraf pendidikan dan mengentas kemiskinan

Kedua : Banyak praktek bagi-bagi uang dalam menggalang sim[ati massa, juga adanya black campaign dalam yang bertujuan mendiskreditkan calon lain

Ketiga : Belum mengemuka suatu kesepakatan bersama untuk merealisasikan janji-janji yang terefleksi lewat sopan santun berkampanye

Dan apakah yang kita harapkan di balik semua ini? Mengharap rakyat cerdas melalui cara-cara bodoh? Atau mengharapkan masyarakat memiliki jiwa mandiri dengan cara membentuk mental pengemis dalam proses pilkada?

Siapakah yang sebenarnya bodoh dan membodohi?

Halo Bondowoso…!

Selamat datang di pilkadabondowoso.WordPress.com

Pesta Demokrasi pemilihan bupati Bondowoso secara langsung akan dilaksanakan 23 Juli 2008. Sebagai even yang pertama kali dilangsungkan, sulit sekali membuat prediksi dari pilkada ini. Prilaku pemilih dan kecenderungan mengambangnya faktor perubah pilihan menjadi tanda tanya besar, yang bagi tim sukses masing-masing calon terus dijadikan studi dan garapan dari waktu ke waktu.

Satu-satunya model yang dijadikan rujukan bagi pemain lokal adalah pelaksanaan pemilihan kepala desa yang sudah menjadi budaya dari waktu ke waktu. Namun benarkah pilbup akan sama dengan pilkades?

Dari sisi model pemilihannya jawabannya bisa “ya”, namun melihat lebarnya faktor “X” yang bisa berupa patronase, euforia, kepentingan jangka pendek dan lain-lain, beragam kemungkinan bisa hadir dalam pelaksanaan PILKADA BONDOWOSO 2008 ini.

Apapun dan bagaimanapun, kita tetap berharap Continue reading